Bagaimana Membuat Story Telling Berhasil dalam Bisnis

Bagaimana Membuat Story Telling Berhasil dalam Bisnis

Meningkatnya jumlah penjualan sangat mempengaruhi tingkat pendapatan dalam dunia bisnis. Banyak cara yang dilakukan oleh para pelaku bisnis untuk meningkatkan jumlah penjualan mereka. Salah satu cara yang sedang digandrungi oleh para pelaku bisnis adalah story telling.

Banyak pelaku bisnis yang mulai melirik dan menggunakan cara story telling ini karena dinilai sangat ampuh dalam memasarkan produk-produk mereka. Inti dari cara ini adalah bercerita. Namun untuk lebih mengingkatkan kualitas story telling, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar story telling tersebut berhasil dalam dunia bisnis.

Bagaimana Membuat Story Telling Berhasil dalam Bisnis

Bagaimana Membuat Story Telling Berhasil dalam Bisnis

1.Struktur Cerita

Dalam menyampaikan sebuah cerita, seorang story teller haruslah membuat cerita yang berstruktur. Struktur cerita ini sangat diperlukan agar cerita yang dibuat tidak melenceng jauh dari tujuan utama. Untuk pengetahuan lainnya bisa baca juga prinsip marketing di media sosial.

2.TRUTH

Menurut Direktur Lush Digital Media, James Lush, ada lima kunci utama untuk membuat story telling berhasil dalam bisnis, yaitu TRUTH.

Bagaimana Membuat Story Telling Berhasil dalam Bisnis

Bagaimana Membuat Story Telling Berhasil dalam Bisnis

Topical. Seorang pebisnis dan seorang story teller harus mengetahui informasi tentang hal-hal yang diperlukan oleh audience.

Relevant. Seorang story teller harus membuat story telling yang sesuai dengan target audience. Target audience di sini haruslah target audience yang spesifik agar maksud dari story telling tersebut langsung ditangkap oleh target tersebut.

Unusual. Membuat story telling yang mudah ditebak jalan ceritanya akan ditinggalkan oleh audience. Di sinilah, tugas seorang story teller untuk membuat cerita yang sulit ditebak.

Trouble. Puncak dari sebuah cerita adalah masalah atau konflik dan bagian inilah yang membuat menarik. Dengan membuat masalah atau konflik yang sedemikan rupa, dapat membuat audience tetap fokus pada cerita karena ingin mengetahui penyelesaiannya.

Human. Biasanya dalam mempromosikan sesuatu, suatu benda menjadi pemeran utama. Tetapi dalam story telling, audience-lah yang menjadi pemeran utama sehingga tercipta kedekatan emosi yang kuat.

3.Mengidentifikasi Masalah

Seperti yang diungkapkan oleh James Lush di atas, salah satu kunci utama yang membuat story telling berhasi adalah trouble, masalah, atau konflik. Seorang story teller harus seolah-olah mengajak audience untuk mengidentifikasi masalah. Hal ini bertujuan untuk menimbulkan rasa kepedulian audience pada pemeran utama.

4.Buatlah Ending

Ending menjadi bagian yang sangat vdinantikan oleh audience karena di bagian inilah, semua rasa penasaran mereka terjawab. Seorang story teller harus membuat ending, baik happy ending maupun sad ending, yang berkesan untuk audience.

5.Buatlah Cerita Lokal

Seorang story teller sangat dianjurkan untuk membuat cerita lokal. Hal ini bertujuan untuk mendukung dan memperkenalkan bisnis lokal yang dijalankan oleh seorang pebisnis.

6.Sisipkan Hal Unik dan Menarik

Untuk lebih menarik dan meningkatkan minat audience terhadap produk-produk yang ditawarkan, seorang story telling harus menyisipkan hal-hal yang unik dan menarik. Ini akan membuat audience semakin penasaran dengan cerita yang dibuat.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat story telling yang berkualitas. Selamat mencoba, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *