Bagaimana Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Bagaimana Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak Usia 4 – 7 Tahun

Bagaimana cara mengajarkan sopan santun pada anakyang berusia 4 – 7 tahun? Pada usia ini, anak sudah masuk usia TK atau PAUD. Dengan demikian, selain faktor lingkungan keluarga juga ada faktor lain yang mempengaruhi seperti lingkungan sekolah. Sebaiknya hindarkan anak dari pengaruh gadget pada usia ini. Dengan terlalu sering bermain di gadget maka anak akan kehilangan kepekaan dan respek terhadap kondisi di sekitarnya.

Karena anak adalah peniru ulung terutama di usia kecil, maka sebaiknya orangtua selalu mengajarkan kesopanan pada mereka. Jangan bertengkar, menggunjing atau mengumpat di depan anak. Selain itu, menunjukkan kemarahan pada anak adalah salah satu cara yang tidak mendidik dan justru menimbulkan trauma. Selain trauma, anak yang kerap dimarahi akan kehilangan sopan santunnya serta lebih cenderung menjadi pribadi yang agresif.

Bagaimana Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Bagaimana Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Saat memilih sekolah, sebaiknya lihat dulu karakteristik guru dan orangtua di sekitarnya. Pada umumnya, di sekolah TK atau PAUD ada beberapa orangtua yang menunggu anaknya di luar sekolah. Orangtua – orangtua ini juga bisa menjadi masalah jika attitudenya kurang baik. Dengan demikian, pastikan atmosfer anak – anak jauh dari kepribadian yang merusak anak. Hal ini adalah kunci utama untuk menjelaskan bagaimana cara mengajarkan sopan santun pada anakyang berusia 4 – 7 tahun.

Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak Usia 8 – 11 Tahun

Bagaimana cara mengajarkan sopan santun pada anak yang berusia 8 – 11 tahun? Untuk usia yang semakin dewasa, anak – anak harus diberikan pengajaran secara terstruktur. Dalam artian, selain contoh juga harus ditanamkan konsep – konsep. Mengapa demikian? Karena pada usia tersebut kemampuan berpikirnya sudah cukup kompleks untuk memahami sebab akibat dan hubungan beberapa hal sekaligus, termasuk interaksi sosial.

Orangtua harus memberikan motivasi pada anak untuk bisa melakukan sopan santun pada siapa saja, terutama orang yang lebih tua. Selain itu, harus diceritakan pula contoh – contoh nyata orang yang tidak berperilaku sopan dan akhirnya harus menerima sanksi sosial misalnya dikucilkan oleh masyarakat. Hal ini akan memberikan pandangan pada anak untuk berperilaku secara sopan kepada siapa saja.

Apakah menghukum itu perlu? Pada beberapa seminar parenting, menghukum bisa dilakukan sebagai alternatif terakhir ketika tidak ada pilihan lain untuk menyelesaikan masalah. Ada beberapa cara yang dapat ditempuh sebelum langkah menghukum misalnya memberikan reinforcement negatif.

Bagaimana Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Bagaimana Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Dalam teori Applyed Behavior Analysis diterangkan bahwa yang dimaksud reinforcement atau penguatan negatif bisa diartikan sebagai suatu tindakan yang membuat efek jera tanpa menghukum. Hal ini merupakan penjelasan lanjutan dari bagaimana cara mengajarkan sopan santun pada anak yang berusia 8 – 11 tahun. Sebaiknya orangtua selalu rajin menambah pengetahuan parentingnya dengan mengikuti seminar atau kuliah terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *